Bilah Hulu, Valito.co – Manajemen PTPN IV Regional 1 Wilayah 1GLB menggelar pertemuan penyusunan Dokumen Penilaian Dampak Sosial atau _Social Impact Assessment_ Stakeholder Tahun 2026. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 08.30 WIB di Aula Kebun Aek Nabara Utara.
Pertemuan ini menindaklanjuti Memorandum Elektronik dari Region Head No. 1RHE/KOL/eM-529/IV/2026 tanggal 27 April 2026, terkait pelaksanaan penyusunan dokumen penilaian dampak sosial untuk wilayah 1GLS, 1GLB, 1GSH, 1GS1, dan 1GS2.
Hadir dalam kegiatan jajaran manajemen kebun dan pabrik di wilayah Sumatera Utara, di antaranya Manajer Kebun Aek Nabara Utara, Manajer Kebun Aek Nabara Selatan, Manajer Pabrik Kelapa Sawit Sisumut, dan Manajer Pabrik Kelapa Sawit Aek Nabara Selatan.
Penyusunan dokumen ini melibatkan langsung para pemangku kepentingan atau stakeholder dari masing-masing unit kerja, Muspika, beberapa Kepala Dinas di pemerintahan Kabupaten Labuhan Batu, perwakilan wartawan, Ketua Serikat Pekerja, Perwakilan Perempuan, serta tamu undangan lainnya.
Manajemen menegaskan bahwa keterlibatan stakeholder menjadi kunci dalam mengidentifikasi dampak sosial dari operasional perusahaan secara komprehensif dan objektif. Melalui forum ini, diharapkan masukan dan aspirasi dari masyarakat, pemerintah, serta mitra kerja dapat terakomodasi dalam dokumen penilaian.
“Penilaian Dampak Sosial bukan sekadar dokumen administratif. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menjalankan usaha yang bertanggung jawab, selaras dengan kebutuhan dan harapan masyarakat sekitar,” ujar perwakilan manajemen.
Dengan selesainya penyusunan dokumen ini, PTPN IV Regional 1 Wilayah Group Labuhanbatu (1GLB) berharap hubungan kemitraan dengan stakeholder semakin kuat, serta program perusahaan ke depan dapat memberi manfaat nyata bagi lingkungan sosial di sekitar wilayah operasional perusahaan.(Red)










